Apakah kamu lupa dengan aku ?
Apakah kamu lupa dengan segala yang kita miliki ?
Apakah kamu lupa tentang aku ?
Apakah kamu menyesesal pernah berdiri di sampingku ?
Oh, NO! Aku tidak boleh memikirkan dia lagi. Akhir-akhir ini aku sering galau karena memikirkan masa lalu itu.
Oh
ya, perkenalkan nama aku Bella Swan. Temanku biasa memangilku Bella.
Dulu kehidupanku sangatlah menyenangkan dan indah karena ada seseorang
yang mengisi hatiku, seseorang tersebut adalah greyson. Ya Greyson
Chance, dia adalah mantanku, kita putus sudah dua bulan yang
lalu,sampai saat ini aku tidak tahu alasan greyson memutuskanku,mungkin
aku jelek.Entah, aku sangat bingung sekali.Pada waktu greyson
mengungkapkan isi hatinya dia mengatakan bahwa dia akan bersamaku sampai
akhir hayatnya, tetapi janji itu lenyap sudah!
Dia hilang begitu
saja, entah kemana tidak ada kabarnya sama sekali. Saat ini aku hanya
bisa bertanya pada diriku sendiri 'Apa kamu lupa dengan aku? Lupa
tentang aku? Apa lupa dengan janji-janjimu?' Aku yakin pasti kamu punya
alasan yang masuk akal.
***
Sekarang adalah anniversaryku yang ke 2 tahun tetapi kenyataannya, sekarang aku sudah tidak sama grey.
Akhir-akhir
ini aku sedang sibuk kuliah, sekarang ini aku ingin fokus ke kuliah
dulu.Aku tidak ingin pacaran dulu, karena masa laluku, aku jadi
terpuruk tak berdaya, masa lalu itu membuatku frustasi. Ya aku harus
fokus ke kuliah dulu. aku kuliah di Amerika tepatnya di Universitas
Claremont Mc Kenna.
***
Hari senin,
aku bangun lebih awal, agar sampai di kuliah tidak terlambat. Jam
pelajaranpun berlangsung 2 jam dan setelah itu istirahat. Biasanya aku
dan teman-temanku pada waktu jam istirahat kita semua pergi ke mall
panoma untuk makan siang. Di mall panoma, tempat biasa kita nongkrong
dan di mall itu ada kenangan indah yang pernah kumiliki bersama
greyson. Ya itu adalah tempat pertama kali greyson mengungkapkan isi
hatinya kepadaku
SKIP
Disana aku dan teman-teman sangat
have fun, kami semua mengobrol terkadang sambil tertawa-tawa. Tetapi
tiba-tiba aku sangat tercengang, yang pada saat itu aku tertawa-tawa
lalu langsung terdiam. Yups! kini aku terdiam aku terpanah oleh sebuah
wajah, wajah yang pernah aku kenal, ya itu greyson.Greyson chance
mantanku.Kenangan yang dulu indah di tempat ini sekarang menjadi
kenyataannya yang pilu.Aku pun menghampiri meja tempat dia makan dengan
dua temannya.Greyson pun kaget. Aku pun menghampiri greyson dengan
muka sinis "Hai greyson, kemana saja kamu selama ini? Kamu meninggalkan
aku begitu saja tanpa alasan! Apakah kamu punya cewe baru yang lebih
cantik dari aku?" dengan wajah yang cukup kaget tetapi dengan omongan
yang datar dan seperti tidak ada salah sedikit pun greyson pun menjawab
"Bella? I'm sorry bella, lebih enak kita bicarakan di tempat lain
saja, kita ketemuan di taman dekat kota saja, bagaimana? kamu tunggu
aku di St.Ablaze dan kita kesana bareng" "Iya" aku menyetujuinya dan
menjawab dengan satu patah kata saja karna perasaanku masih cukup
shock, hmm.
***
Dan hari itu pun tiba,
sekarang jam 15.00 aku masih di kamar males-malesan sambil melamun dan
tiba-tiba aku baru teringat dengan janji aku dengan greyson, aku pun
langsung beranjak dari tempat tidur untuk ke kamar mandi.Setelah
selesai aku pun berdandan dengan make-up yang natural dan seadanya
karena terburu-buru. "Oh, god. I'm late, semoga grey tidak menungguku
lama" Setalah sampai di St.Ableze, aku sudah melihat mobil grey dan aku
menghampirinya "Grey, sorry I'm late" "No problem" katanya. Greyson
pun membuka kan pintu mobilnya untukku. Dalam perjalan menuju taman
dekat kota aku terdiam tanpa sepatah kata begitu pula dengan greyson.
Setelah beberapa jam di dalam perjalanan yang sunyi, suara yang
terdengar hanyalah kendaraan samping kana-kiri belakang-depan yang ikut
melintas.
Kitapun berjalan menuju tempat yang sepi. dan geryson angkat bicara :
"Bella,
maafkan aku karena aku meninggalkan kamu begitu saja tanpa alasan.
Sejujurnya aku masih sayang dan cinta sama kamu tapi aku punya alasan
lain untuk meninggalkanmu"
"Apa Greyson? Mengapa kamu meninggalkan aku? Apakah aku jelek?"
"No, That's wrong"
"Lalu apa?"
"Tapi lebih baik aku tidak menceritakan ini semua, aku takut..."
"Takut kenapa grey? COME ON! Jangan buat aku pensaran"
"Tapi, janji kamu jangan marah? dan jangan sedih?"
"Hmmm, yaaa.."
"Okay,
sejujurnya, selama ini aku meninggalkanmu bukan karena aku berpaling
dari cewek lain yang lebih cantik atau mapan tetapi aku meninggalkanmu,
aku mempunyai alasan khusus, alasan yang sangat, hmm.. mungkin sangat
membuatmu sedih"
"Lalu, apa alasannya grey?"
"Aku mempunyai
penyakit leukemia yang sudah lama bersarang di tubuhku ini dan umurku
tinggal beberapa bulan lagi, aku takut jika kamu mengetahuinya"
Aku
sangat shock dan air mata aku menetes. "Maafkan aku bella, aku takut
kalau kamu frustasi karena aku dan berakibat negatif bagimu"
"Tapi,
kenapa kamu tidak mnceritakannya dari awal! KENAPA?" aku marah.
Greyson tertunduk, ia langsung memeluk erat aku. "Maafkan aku bella"
Berkali-kali ia meminta maaf. "Aku akan memaafkan kamu grey.tapi aku
punya satu permintaan, aku mau bersamamu sampai akhir hayat kamu" "Iya,
pasti sweetheart" Aku pun tersenyum.
***
Aku pun selalu berhave-fun bareng seperti ke cafe, book store dan foto box sebagai kenang-kenangan.
3
bulan terlewati, akhir-akhir ini badan greyson mulai melemah daya
tahan tubuhnya menurun. "Oh god, apakah sampai disini akhir cerita
cintaku dengan greyson?'' aku sangat sedih. Aku pun menjenguk ke rumah
greyson, aku membawa bunga dan buah. sesamapai di rumah greyson disana
ada mom Lisa.
"Hai bella! Apa kabarmu? Mau jenguk greyson kah?" sambut mom Lisa
"Iya
mom" jawabku "Baiklah akan aku antarkan. Waktu menuju ke kamar greyson
mom Lisa sedikit bercerita denganku katanya kalau umur greyson tinggal
beberapa hari lagi. mendengar cerita itu aku dan mom lisa menangis.
Tetapi sebelum aku masuk kamar grey, aku hapus air mata ini, agar grey
tidak melihatnya.
tok..tok..tok "Sayang, ini ada bella" mom lisa
mengetuk pintu. "Iya mom, suruh masuk saja" aku pun masuk kamar greyson
lalu aku memberi bunga dan buah yang aku bawa dari rumah. "Greyson,
bagaimana kondisimu saat ini?" "Cukup baik" jawab greyson sambil
tersenyum. 'Greyson kamu tidak perlu berbohong kepadaku, aku tahu pasti
kamu sedang sakit grey' dalam hatiku
lalu, kita berdua mengobrol
berdua di kamar grey. "Aduuh, kenapa ini badanku terasa sakit sekali"
keluh greyson. Aku sangat kaget tiba-tiba greyson mengatakan itu. Lalu
aku memanggil mom Lisa "mom Lisaaaaaa"
Mom lisa pun datang, lalu
ia membawa greyson ke rumah sakit terdekat dengan mobil, aku juga ikut!
Mom Lisa dan aku sangat panik. Setelah sampai di rumah sakit, greyson
langsung dibawa ke UGD, tetapi karena kondisi greyson memburuk dan
penyakitnya tambah menyebar. dokter merujuknya ke ruang ICU. Mom lisa
sangat panik aku menenangkannya walau aku pun juga sangat panik dan
cemas.
"Anda orang tua dari Greyson Chance?" kata dokter tiba-tiba datang "Iya, dok.bagaimana keadaan anak saya?"
Silahkan
masuk ke ruangan saya dulu bu. Mom Lisa pun masuk. "Ibu, jangan panik,
kita akan semaksimal mungkin untuk membantu anak ibu. Tetapi
penyakitnya tersebut sudah ganas dan sangat cepat menyebar. kemungkinan
umur anak ibu tinggal beberapa hari lagi" Mom lisa hanya bisa menangis
dan menangis. "Oh GOD!! Tolong anak saya dokter. lakukan yang terbaik,
berapapun biayanya" mom lisa pun keluar dengan muka yang kusut, karena
sepanjang hari ini selalu menangis dan menangis. "Apa kata dokter
mom?" "Kata dokter umur greyson tinggal beberapa hari lagi" "Oh, my
God" Aku pun nagis tak karuan. Aku dan Mom lisa masuk ke ruangan
greyson di rawat. "Hai, greyson. Bagaimana keadaanmu?" "Sudah baikkan,
kamu kenapa bella? Ada yang salahkah dengan aku? mom juga kenapa?
kalian berdua kenapa?" "Kamu tidak kenapa kenapa sayang" kata mom lisa
sambil tersenyum.
***
2 hari sudah greyson di
rawat, aku selalu menjenguk dan bergantian menunggu dengan mom
lisa.Saat ini aku sedang menyuapin greyson sarapan dan kami berdua
mengobrol-obrol. "Sweetheart, suatu saat aku meninggal. jangan terlalu
sedih karena aku akan sedih.Carilah cowo yang lebih baik dari aku.
Pasti aku sangat senang.Aku tak akan pernah melupakanmu suatu saat kita
akan bertemu lagi tetapi di surga"' tiba-tiba greyson mengatakan itu.
Aku langsung menangis dan memeluk greyson begitu juga dengan greyson
lalu greyson menciumku.
Tetapi hari itu kondisi greyson sangatlah menurun tidak seperti hari sebelumnya.
tiba-tiba
greyson berteriak "Aduuuuh, oh god!" "kenapa greyson? Dokteeeeer, mom
lisaaa" lalu mom lisa masuk ke ruangan, yang tadinya mom lisa sedang
tidur jadi terbangun karena teriakkanku, di susul dengan dokter. "Ada
apa bella?" kata mom lisa "Ini mom greyson" "permisi bu, biar saya
periksa dulu" kata dokter. "baiklah" kata mom lisaa. "Bu, kemungkinan
besar greyson tidak dapat di selamatkan lagi, karena penyakitnya sudah
sangat parah"
Lalu..Greyson mengatakan "Tidak apa-apa dokter,
memang ini saatnya aku harus pergi untuk selamanya.Mom lisa dan
sweetheartku kalian jangan terlalu bersedih, karena aku akan ikut
bersedih.Mungkin tuhan lebih senang aku di dekatnya. Sweetheartku ingat
pesanku yang tadi yaa, jaga mom tersayangku dengan baik. Suatu saat
kita akan bertemu lagi tetapi di surga" Aku langsung menangis dan
memeluk greyson, lalu aku memegang tangan greyson sangat erat begitu
juga dengan greyson memegang tanganku dengan erat juga. dan dokter
bilang "Maaf bu, benar kata greyson. Tuhan ingin dekat dengannya,tolong
di-ikhlaskan yaa bu" Greyson pun menghembuskan nafas terakhirnya waktu
kita berdua bergenggam tangan. "OH, GOD.. SEKARANG AKU IKHLAS, TAPI
TOLONG PERTEMUKAN AKU KEMBALI DI SURGA NANTI"
lalu aku dan mom lisa berpelukan sambil menangis.
***
Keesokkan
harinya Greyson di makamkan di Pemakan Keluarga. Aku pun ikut upacara
pemakamannya. Disana banyak sekali teman-teman greyson. Mereka semua
sangat kehilangan greyson.Kata dari salah satu teman greyson.Greyson
adalah sosok teman yang baik, friendly, selalu ceria, mereka tidak
pernah melihat greyson mengeluh. Yup, that's greyson! Greyson yang apa
adanya, yang selalu membuat orang tersenyum termasuk aku.
Kini
greyson sudah tiada, aku akan memulai lembaran hidup baru tanpa grey.
aku harus bisa, aku tidak boleh mengeluh. Aku yakin greyson akan senang
bila aku selalu tersenyum dan tidak bersedih karena kematiannya :) KEEP
SMILE, BELLA!! hiburku.
Kamu juga sudah menepatkan janjimu grey
bahwa kamu akan bersamaku hingga akhir hayatmu, yaaa.. itu semua benar,
kamu telah bersamaku sampai akhir hayatmu bersamaku :)
***
END~
by: Wuri Pandansari